MASJID TEMPAT KEMBALI, MASJID SAHABAT MANUSIA

MASJID TEMPAT KEMBALI, MASJID SAHABAT MANUSIA

” Maka apakah orang-orang yang mendirikan masjid di atas dasar takwa kepada allah dan keridhoan-nya itu yang baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh, lalu bangunan itu jatuh bersama-sama dengan dia ke dalam neraka jahanam. dan allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang zalim” (AT-TAUBAH :109)

Pada surat At-Taubah ayat 109, allah menjelaskan ada 2 jenis masjid :                                    1. Masjid yang di dirikan dengan basis ketaqwaan, ciri-cirinya ada 2, yaitu ada orang-orang yang suka mensucikan diri, maksudnya adalah orang yang pernah bermaksiat atau kotor mencoba kembali ke jalan allah.                                                                                             2. Masjid Dhirar yaitu masjid yang berisi orang-orang yangmerasa dirinya suci, sementara yang bukan golongan/kelompoknya dianggap tidak suci atau alim.

“Dan di antara orang-orang munafik itu ada orang-orang yang mendirikan masjid untuk menimbulkan kemudaratan pada orang-orang mukmin, untuk kekafiran dan untuk memecah belah antara orang-orang mukmin serta menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi allah dan rusul-nya sejak dulu. mereka sesungguhnya bersumpah :” kami tidak menghendaki selain kebaikan “. dan allah menjadi saksi bahwa sesungguhnya mereka itu adalah pendusta dalam sumpahnya.(QS AT-TAUBAH : 107)

Bait atau rumah merupakan tempat untuk kembali, sementara baitullah adalah tempat dimana orang bisa kembali kepada allah. ” janganlah kamu bersembahyang dalam mesjid itu selama-lamanya. sesungguhnya masjid yang di dirikan atas dasar taqwa (mesjid quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu sholat di dalamnya. di dalam mesjid itu ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. dan sesungguhnya allah menyukai orang-orang yang bersih(AT-TAUBAH : 108).